Senin, 30 Januari 2012

Ditipu Foto


Coba anda perhatikan gambar disamping. Tanpa membaca artikel/beritanya, kira-kira apa kesan anda terhadap foto tersebut? Dua orang paling berpengaruh di republik ini dengan postur dan bahasa tubuh seperti itu?

Yak, ketika saya ngetwit gambar ini, banyak yang bilang: kedua orang itu terkesan mau gelut alias berantem. Tapi itulah gambar yang dicetak di sebuah harian ibukota seminggu yang lalu. Media cetak ini emang cenderung beroposisi dengan pemerintah. Padahal, di era 5 tahun pertama SBY media ini termasuk yang pro, sehingga agak bosen waktu itu membacanya. Tidak tahu alasannya mengapa owner media cetak ini lalu berubah haluan menjadi kontra, mungkin merasa nggak kebagian kue atau bagaimana. Akhirnya ia mendirikan ormas dan belakangan menjadi parpol.

Kalau dilihat kenyataannya, agak aneh kalau RI-1 dan TNI-1 mau gelut di depan publik seperti terlihat di foto. Lha wong TNI-1 itu tunduk ke RI-1 kok, mana bisa menantang atasannya? Tapi itulah kejelian si tukang jepret, bisa saja mengambil moment langka seperti ini yang menjadi kesukaan editor koran tersebut.

Seorang anak muda bertanya sama saya, "pak, foto itu emang sengaja dipasang oleh koran itu sebagai agenda setting, kah?". Saya jawab, "kemungkinan it pasti ada, namanya juga korang yang cenderung berseberangan dengan pemerintah." So, itulah bahayanya jika media digunakan sebagai corong politik orang/kelompok tertentu. Tidak ada yang benar-benar independen dalam jurnalisme.


0 comments:

Followers

 

Dani Miftahul Akhyar. Copyright 2011 All Rights Reserved Free Wordpress Templates by Brian Gardner Blogger Templates presents HD TV Fringe Streaming. Featured on Wedding Photographers Singapore.