Rabu, 11 Januari 2012

Lionel


Aku gak bisa nahan untuk gak menulis tentang tokoh ini. Sebenarnya dia bukan pemain bola favorit saya, tapi ya sudahlah, saya ikut apa kata dunia bahwa dia memang pemain terbaik jagat raya sepak bola saat ini. Saat baca Kompas pagi dan melihat wajahnya sumringah menggenggam trofi Ballon d'Or untuk tiga kali berturut-turut, saya telah dapat 3 hal yang harus saya bahas tentang dia.


Pertama, kekurangan diri jangan jadi hambatan. Hampir tak bisa dipercaya, pemain ini waktu kecil menderita kekurangan hormon pertumbuhan dan membutuhkan pengobatan intensif. Klub besar Barcelona melihat bakat alami dan tekad baja yang ditunjukkan si bocah, lalu tahun 2000 mengambilnya dari klub anak-anak Old Boys Rosario di Newell. Lionel diobati secara intensif sambil terus berlatih. Membuat debutnya di musim 2004-05, dia memecahkan rekor timnya untuk pemain termuda yang mencetak gol liga. Mayor kehormatan segera diikuti ketika Barcelona memenangkan La Liga di musim debutnya Lionel, dan memenangkan ganda liga dan Liga Champions pada tahun 2006. Musim terobosan di musim 2006-07, ia menjadi tim pertama biasa, mencetak hat-trick di El Clásico dan selesai dengan 14 gol dalam 26 pertandingan liga. Lionel kemudian memiliki musim paling sukses dalam karirnya bermain, musim 2008-09, di mana ia mencetak 38 gol untuk memainkan bagian integral dalam kampanye treble-menang. Musim ini memecahkan rekor kemudian dikalahkan dalam kampanye 2009-10 berikut, di mana Lionel mencetak 47 gol di semua kompetisi, menyamai total rekor Cristiano Ronaldo untuk Barcelona. Ia melampaui rekor ini lagi di musim 2010-11 dengan 53 gol di semua kompetisi. Lionel telah memenangkan lima gelar La Liga, tiga gelar Liga Champions, mencetak gol di dua final tersebut, melawan Manchester United di kedua 2009 dan 2011. Dia tidak ada di lapangan saat Barcelona mengalahkan Arsenal pada 2006, tetapi menerima medali pemenang dari turnamen. Setelah mencetak 12 gol di [Liga Champions UEFA 2010–11[|Liga Champions 2010-11]], Lionel menjadi pemain ketiga hanya (setelah Gerd Muller dan Jean-Pierre Papin) ke atas-skor dalam kampanye tiga Piala Klub Eropa Juara berturut-turut '. Namun, Lionel adalah yang pertama untuk memenangkan gelar Liga Champions pencetak gol terbanyak selama tiga tahun berturut-turut setelah Liga Champions berubah format pada tahun 1992. Data-data prestasi tersebut saya kutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Lionel_Messi. Segudang prestasi kinclong itu tak kan bisa diraih jika orang tuanya tidak merelakan Lionel mendapat bantuan dari Barcelona. Dimana ada kemauan, di situ ada jalan.


Kedua, rendah hati tidak membuat anda benar-benar rendah. Ukuran tubuhnya memang mungil, itu pun setelah diobati oleh Barcelona. Tingginya hanya 169 cm, bandingkan dengan gelandang Madrid Cristiano Ronaldo 185cm, atau bek Barcelona Gerard Pique 188cm. Tapi rendah dan kecilnya fisik tidak berarti apa-apa dibandingkan tinggi dan besarnya prestasi. Tetapi, sekali lagi tetapi, berbanding terbalik dengan sikapnya yang rendah hati. Lionel dikenal tidak suka hingar-bingar sorotan media, bidikan popularitas dan gosip selebritis, dan menghindari psywar lewat adu mulut di media yang biasanya terjadi menjelang pertandingan. Lionel tetap Lionel yang kalem dan bersahaja, walau ia punya segudang alasan untuk sombong kepada dunia.


Ketiga, pemain pribadi tak lepas dari tim terbaik. Michel Platini, juga mantan pemain terbaik dunia 3 kali, melontarkan kritik sopan bahwa Lionel lebih memiliki darah Barcelona daripada Argentina. Bagaimana tidak? Lionel bagai monster bersama Barcelona, tetapi seperti melempem ketika membela Argentina. Satu-satunya prestasi kebangaannya bersama tim Tango adalah ketika memenangi medali emas Olimpiade Beijing 2008. Tapi di Piala Dunia ia tak pernah menemukan permainan terbaiknya. Platini mengatakan, di Barcelona Lionel didukung tim terbaik, sementara di Argentina tidak. So, terbukti sudah bahwa selalu ada orang lain di belakang kejayaan seseorang. Tidak ada pribadi terbaik tanpa pendukung terbaik, tanpa tim terbaik, tanpa pelatih terbaik, tanpa teman terbaik.


   
(foto dari www.fanpix.net)
.


1 comments:

johan eko prasetio on 11 Januari 2012 10:31 mengatakan...

hal keempat bro, pemain bola sejati tidak jadi bintang iklan shampo.

Followers

 

Dani Miftahul Akhyar. Copyright 2011 All Rights Reserved Free Wordpress Templates by Brian Gardner Blogger Templates presents HD TV Fringe Streaming. Featured on Wedding Photographers Singapore.